Referensi

Glosarium

Definisi bahasa sederhana untuk istilah tech, AI, dan marketing yang dipakai di situs ini.

AI

RAGAI

Retrieval-Augmented Generation: model menjawab dari dokumen yang diambil saat kueri dijalankan, sehingga respons tetap berlandaskan data Anda.

FaithfulnessAI

Metrik eval: seberapa baik jawaban tetap berlandaskan konteks yang diambil, tanpa mengarang.

EvalAI

Penilaian otomatis keluaran sistem AI (faithfulness, relevancy, precision…) agar kualitas diukur, bukan ditebak.

EmbeddingAI

Vektor numerik yang merepresentasikan makna teks, dipakai untuk menemukan konten yang mirip secara semantik.

RerankingAI

Model tahap kedua yang menilai ulang kandidat hasil retrieval, mempertajam presisi sebelum tahap generasi.

AgentAI

LLM yang dapat merencanakan dan memanggil tool dalam loop untuk menyelesaikan tugas — bukan sekadar menjawab sekali.

GuardrailsAI

Aturan dan pemeriksaan di sekitar sistem AI yang membatasi input, output, dan penggunaan tool agar aman dan sesuai kebijakan.

JailbreakAI

Upaya mengelabui AI agar mengabaikan aturan keamanan atau instruksi sistemnya.

Prompt injectionAI

Serangan yang menyisipkan instruksi berbahaya di dalam konten yang dibaca model, membajak perilakunya.

Dev

CI/CDDev

Continuous Integration / Continuous Delivery: build, test, dan deploy otomatis pada tiap perubahan.

Baca penjelasannya →
VAPTDev

Vulnerability Assessment & Penetration Testing: pengujian keamanan yang menemukan dan mengeksploitasi celah sebelum penyerang melakukannya.

KanbanDev

Metode delivery pull-based: papan langsung dengan batas work-in-progress dan alur kerja yang berkelanjutan.

ScrumDev

Metode delivery dengan sprint berdurasi tetap, cakupan yang sudah disepakati di awal, dan ceremony berkala.

DockerDev

Alat yang mengemas layanan dan dependensinya ke dalam container portabel yang berjalan sama di mana saja.

KubernetesDev

Orchestrator yang men-deploy, menskalakan, dan memulihkan sendiri layanan dalam container lintas mesin.

ObservabilityDev

Kemampuan memahami keadaan internal sistem dari trace, metrik, dan log-nya.

APMDev

Application Performance Monitoring: trace dan metrik yang menampilkan latensi, error, dan bottleneck lintas layanan.

SLODev

Service Level Objective: target metrik keandalan (mis. uptime 99,9%) yang dijadikan dasar alert.

DNSDev

Domain Name System: buku telepon internet — mengubah nama yang Anda ketik (pangaea.id) menjadi alamat IP berupa angka yang bisa dihubungi mesin.

Baca penjelasannya →
NameserverDev

Server otoritatif yang menyimpan record DNS sebuah domain dan menjawab kueri untuknya. Siapa pun yang menjalankan nameserver Anda mengendalikan DNS Anda.

Baca penjelasannya →
AnycastDev

Mengumumkan satu alamat IP dari banyak data center sekaligus, sehingga internet mengarahkan tiap permintaan ke salinan terdekat — memangkas jarak dan latensi.

Baca penjelasannya →
PropagationDev

Masa tunggu setelah perubahan DNS, ketika salinan cache di seluruh dunia kedaluwarsa dan mengambil jawaban baru — biasanya beberapa menit, hingga 24 jam.

Baca penjelasannya →
MX recordDev

Mail eXchange: record DNS yang menentukan ke mana email untuk domain Anda harus dikirim. Dibaca oleh server pengirim.

Baca penjelasannya →
SPFDev

Sender Policy Framework: daftar izin server yang boleh mengirim email “atas nama” domain Anda. Diperiksa oleh server penerima.

Baca penjelasannya →
DKIMDev

DomainKeys Identified Mail: tanda tangan kriptografis pada tiap email keluar — private key menandatanganinya, dan public key di DNS membuat penerima bisa memverifikasi email benar dari Anda dan tidak diubah.

Baca penjelasannya →
DMARCDev

Domain-based Message Authentication, Reporting & Conformance: mengikat SPF dan DKIM, memberi tahu penerima apa yang harus dilakukan saat email gagal verifikasi (monitor, quarantine, reject), dan mengirimi Anda laporan.

Baca penjelasannya →
SMTPDev

Simple Mail Transfer Protocol: protokol yang memindahkan email antar-server. Tidak punya cara bawaan untuk membuktikan siapa pengirim — itulah sebabnya SPF, DKIM, dan DMARC ada.

Baca penjelasannya →
CAA recordDev

Certification Authority Authorization: record DNS yang mendaftar Certificate Authority mana yang boleh menerbitkan sertifikat HTTPS untuk domain Anda. Lupa mencantumkan CA yang dipakai provider Anda, dan perpanjangan otomatis berikutnya gagal diam-diam.

Baca penjelasannya →
TLSDev

Transport Layer Security (nama modern untuk SSL): enkripsi di balik ikon gembok — mengacak lalu lintas agar tak seorang pun di antara pengunjung dan situs bisa membaca atau mengubahnya.

Baca penjelasannya →
HSTSDev

HTTP Strict Transport Security: header yang menyuruh browser hanya mengakses situs lewat HTTPS, sehingga tak ada hop pertama yang tak aman untuk disadap. Sifatnya melekat — browser mengingatnya selama max-age berlaku.

Baca penjelasannya →
CSPDev

Content-Security-Policy: daftar izin sumber tempat script, style, font, dan gambar boleh dimuat. Apa pun di luar daftar ditolak — pertahanan tunggal terkuat terhadap cross-site scripting.

Baca penjelasannya →
WAFDev

Web Application Firewall: kumpulan aturan terkelola yang memblokir pola serangan yang dikenal (SQL injection, probe eksploit umum) di edge, sebelum mencapai aplikasi Anda.

Baca penjelasannya →
CDNDev

Content Delivery Network: armada server di ratusan kota yang masing-masing menyimpan salinan berkas Anda dekat dengan pengunjung, sehingga permintaan dijawab dari lokasi terdekat, bukan dari satu origin yang jauh.

Baca penjelasannya →
EdgeDev

Server CDN terdekat dengan pengunjung — tempat halaman yang di-cache disajikan. Sebagian besar permintaan dijawab di edge dan tak pernah sampai ke origin.

Baca penjelasannya →
CacheDev

Salinan tersimpan dari sebuah berkas yang disimpan dekat pengunjung agar tak perlu dibangun atau diambil ulang setiap kali. Header `Cache-Control` mengatur berapa lama salinan tetap berlaku.

Baca penjelasannya →
SSGDev

Static Site Generation: membangun tiap halaman menjadi HTML murni jauh sebelum diakses, agar bisa di-cache dan disajikan seketika — dan agar crawler serta AI yang tidak menjalankan JavaScript tetap melihat konten penuh.

Marketing

FunnelMarketing

Perjalanan pelanggan melalui awareness, consideration, conversion, dan retention.

ROASMarketing

Return On Ad Spend: pendapatan yang dihasilkan per satuan belanja iklan.

CPAMarketing

Cost Per Acquisition: biaya belanja marketing untuk memperoleh satu pelanggan.

Click-to-WhatsAppMarketing

Iklan yang membuka chat WhatsApp saat diklik, mengubah belanja iklan menjadi percakapan langsung.

GEOMarketing

Generative Engine Optimization: membuat fakta Anda dikutip di dalam jawaban yang ditulis AI (ChatGPT, Perplexity, ringkasan AI Google), bukan sekadar membuat tautan masuk peringkat. SEO bersaing untuk satu klik; GEO bersaing untuk menjadi kalimat yang diucapkan AI.

Baca penjelasannya →
Answer engineMarketing

AI yang menulis jawaban langsung alih-alih mengembalikan daftar tautan — ChatGPT, Perplexity, Claude, ringkasan AI Google. Untuk dikutip, ia harus yakin Anda entitas nyata yang bisa disebut namanya.

Baca penjelasannya →
CrawlerMarketing

Bot otomatis yang mengambil dan membaca halaman web untuk membangun indeks pencarian atau AI — Googlebot, plus crawler AI seperti GPTBot, ClaudeBot, dan PerplexityBot. Sebagian besar tidak menjalankan JavaScript, jadi halaman harus mengirim HTML penuh.

SitemapMarketing

Berkas XML yang mendaftar setiap halaman di sebuah situs agar mesin pencari menemukan semuanya. Kami membuatnya saat build, sehingga selalu mendaftar tiap rute dan slug dinamis.

Canonical URLMarketing

Satu alamat resmi tempat Anda ingin sebuah halaman diindeks. Tanpanya, halaman yang sama bisa diakses di dua URL akan memecah kredit SEO-nya di antara keduanya.

Baca penjelasannya →
301 redirectMarketing

Pengalihan “moved permanently” yang mengirim satu URL ke URL lain dan menggabungkan kredit SEO keduanya. Kami men-301 pangaea.id polos ke www.pangaea.id sebagai kanonis.

Baca penjelasannya →
hreflangMarketing

Tag yang memberi tahu mesin pencari versi bahasa/wilayah mana dari sebuah halaman yang harus ditampilkan, dan URL mana yang setara satu sama lain (di sini: en, id, dan x-default).

Structured dataMarketing

Fakta yang bisa dibaca mesin tentang sebuah halaman (biasanya JSON-LD memakai tipe schema.org) — Organization, Person, FAQPage, BlogPosting — agar mesin pencari dan AI memahami isi halaman, bukan sekadar membaca katanya.

Baca penjelasannya →
EntityMarketing

Sesuatu yang nyata dan spesifik yang bisa disebut dan dipercaya mesin — sebuah perusahaan, seseorang — bukan sekadar frasa lepas. Anda menjadi entitas lewat korroborasi: fakta yang sama saling cocok di berbagai sumber tepercaya yang independen.

Baca penjelasannya →
WikidataMarketing

Knowledge graph terbuka yang bisa dibaca mesin dan diperlakukan mesin sebagai jangkar kebenaran (tanpa syarat notabilitas seperti Wikipedia). Item Wikidata yang bersumber adalah salah satu sinyal entitas terkuat yang bisa Anda buat.

Baca penjelasannya →
IndexNowMarketing

Protokol untuk langsung memberi tahu mesin pencari (Bing, Yandex) URL mana yang berubah, agar mereka merayapi ulang dalam hitungan menit alih-alih menunggu perayapan berikutnya. Kami mengirim ping otomatis setelah tiap deploy.