Catatan dari produksi
DNSCloudflareEmail

Arahkan domain ke Cloudflare (DNS)

Ini fondasinya. Sebelum Cloudflare bisa melayani, mengamankan, dan mempercepat situs, ia harus lebih dulu memegang buku teleponnya — menjadi otoritas yang menjawab "apa itu pangaea.id?" Itu berarti memindahkan nameserver domain dari Hostinger (tempat kami membelinya) ke Cloudflare. Ini panduan teknisnya — bagian yang paling bikin orang waswas: melakukannya tanpa menjatuhkan satu pun email.

Serah-terimanya

Hostinger adalah registrar — ia yang memiliki nama-nya. Tapi siapa pun yang menjalankan nameserver, dialah yang memegang DNS. Perpindahannya cukup satu langkah: arahkan registrasi domain di Hostinger ke dua nameserver yang diberikan Cloudflare, dan sejak itu Cloudflare menjadi DNS otoritatif Anda (CDN, TLS, dan WAF ikut menumpang).

Hostinger (registrar — pemilik nama)set NS → 2× ns.cloudflare.comCloudflare (DNS otoritatif + CDN/TLS/WAF)
Cukup satu langkah. Propagasi biasanya hitungan menit, tapi bisa sampai 24 jam.

Bawa email Anda lebih dulu

Memindahkan nameserver berarti memindahkan seluruh buku telepon — termasuk record yang menopang email Anda. Cloudflare mengimpor sebagian besar saat Anda menambahkan situs, tapi periksa satu per satu secara manual, dan biarkan semuanya DNS-only (awan abu-abu) — email tak pernah di-proxy.

Langkahnya

  1. Buat akun Cloudflare gratis → Add a site → ketik pangaea.id.
  2. Cloudflare memindai DNS Anda yang ada dan menampilkan hasilnya. Pastikan record email Anda ikut terbawa (MX, plus SPF / DKIM / DMARC).
  3. Cloudflare menampilkan dua nameserver (misalnya xxx.ns.cloudflare.com).
  4. Di Hostinger → Domains → domain Anda → DNS / Nameservers, ganti dari "Hostinger nameservers" ke Custom nameservers lalu tempel dua nameserver Cloudflare tadi.
  5. Tunggu propagasi (biasanya hitungan menit, bisa sampai 24 jam). Cloudflare mengirim email begitu domain berstatus active.

Do

  • Salin kedua nameserver Cloudflare persis — satu typo saja, dan domain tak akan resolve sama sekali
  • Pastikan MX / SPF / DKIM / DMARC sudah ada di Cloudflare sebelum Anda menukar nameserver-nya

Don't

  • Panik lalu menghapus apa pun di Hostinger saat propagasi — record lama tetap melayani sampai pertukaran selesai
  • Mengira Cloudflare sudah mengimpor semuanya — DKIM yang berupa CNAME adalah yang paling sering terlewat

Verifikasi sendiri pertukarannya

Jangan hanya menunggu email "active" dari Cloudflare — tanyakan langsung ke internet siapa pemegang domainnya. Dari terminal mana pun:

dig +short NS pangaea.id

Selama ia masih menampilkan *.dns-parking.com (nameserver parkir Hostinger), perubahannya belum menjangkau Anda. Begitu ia mengembalikan dua nama *.ns.cloudflare.com Anda — pasangan persis yang diberikan Cloudflare — kendali sudah di tangan Cloudflare, dan Anda bisa memasang custom domain Pages (Bagian 2).

Pertanyaan umum

Apa itu DNS, dalam satu kalimat?

DNS itu Domain Name System — buku telepon publik internet. Ia mengubah nama yang diketik orang (www.pangaea.id) menjadi alamat numerik (sebuah IP) yang bisa dihubungi mesin. Tanpanya, browser tak tahu harus ke mana. (Lihat Apa yang terjadi saat Anda mengetik URL dan glosarium.)

Apa fungsi nameserver, dan kenapa memindahkannya ke Cloudflare?

Nameserver (NS) adalah mesin yang menyimpan entri buku-telepon domain Anda dan menjawab lookup untuknya. Siapa pun yang menjalankan nameserver Anda mengendalikan DNS Anda. Saat ini Hostinger yang menjalankannya; di langkah-langkah di atas Anda mengarahkannya ke Cloudflare. Satu langkah itu jadi fondasi semua hal lain — itulah yang membuat Cloudflare bisa menyajikan situs dari jaringan globalnya, menambahkan HTTPS, menjalankan firewall, dan menerapkan redirect root-to-www. Anda cuma melakukannya sekali.

Saya sudah mengganti nameserver tapi belum ada yang berubah — apakah rusak?

Hampir pasti tidak — masa tunggu itu disebut propagation. Setelah Anda mengganti nameserver di Hostinger, dunia masih memakai jawaban lama sampai salinan cache-nya kedaluwarsa. Biasanya beberapa menit, tapi bisa sampai 24 jam. Record Hostinger lama tetap melayani selama itu, jadi situs tak pernah mati. Anda bisa memantau pertukarannya sendiri dengan dig +short NS pangaea.id (lihat langkah di atas): begitu berhenti menampilkan *.dns-parking.com dan menampilkan dua nama *.ns.cloudflare.com, Cloudflare yang memegang kendali.

Jangan panik-hapus saat propagation

  • Jangan menghapus record di Hostinger karena panik saat propagation. Tak ada yang rusak — buku telepon lama hanya masih menjawab sementara perubahan menyebar.

Berikutnya

Setelah DNS diarahkan, situs butuh sesuatu untuk disajikan: Rilis — Git → CI/CD → Pages. Cerita versi bahasa-sederhana, kenapa kami memilih Cloudflare, ada di catatan build kami: Arahkan domain ke Cloudflare →.

Sources

  1. Cloudflare — Ganti nameserver Anda (full setup)
  2. Hostinger — Memakai Cloudflare dengan domain Hostinger